Tambak Dijual Dekat Juanda di Tambak Oso Waru Sidoarjo

Saya Arifin, Pemilik Tambak di Tambak Oso — Tambak Ini Masih Tersedia dan Bisa Anda Beli Hari Ini

 

Cara Memilih Tambak Udang Terdekat yang Cocok untuk Budidaya Intensif

Saya Arifin, pemilik langsung tambak yang sedang Anda cari. Kalau Anda tiba di halaman ini, berarti tambak yang saya jual di Tambak Oso, Waru, Sidoarjo masih tersedia dan bisa Anda beli kapan saja. Saya sengaja menulis bagian ini agar Anda tidak perlu bertanya lagi apakah lokasinya masih ada atau sudah terjual—tambak ini masih aman tersedia dan siap Anda survey hari ini juga.

Tambak yang saya jual berada tepat di sebelah Perumahan Alana Tambak Oso. Akses menuju lokasi sangat mudah: mobil bisa masuk melalui pintu gerbang Perumahan Alana Tambak Oso, lalu Anda tinggal berjalan kaki kurang lebih 3 menit menuju area tambak. Jadi, meskipun lokasinya termasuk kawasan tambak, aksesnya tidak terpencil dan sangat nyaman dijangkau. Banyak calon pembeli merasa lega ketika tahu bahwa lokasinya bukan daerah sulit, dan Anda bisa melihat sendiri jalurnya sangat mudah.

Saya menyampaikan ini secara langsung karena saya tidak menggunakan perantara. Saya adalah pemilik asli, sehingga Anda berkomunikasi langsung dengan orang yang memegang lahan ini. Begitu membaca artikel ini, Anda sudah bisa langsung menghubungi saya di WhatsApp 0838-3441-8700 untuk menanyakan harga terbaru, negosiasi, atau langsung menjadwalkan survey ke lokasi.

Anda yang mencari tambak udang terdekat, tambak bandeng, atau lahan tambak dengan lokasi strategis di Sidoarjo pasti tahu bahwa lokasi adalah segalanya. Maka sebelum Anda melihat poin-poin berikutnya, saya tegaskan lagi:
tambak ini sudah siap dipindahtangankan, akses jelas, legalitas jelas, lingkungan aktif, dan lokasinya sangat strategis dekat Bandara Juanda.

Jika Anda benar-benar membutuhkan tambak yang bisa langsung Anda survei hari ini atau besok, cukup kirimkan pesan WhatsApp kepada saya. Saya akan pandu hingga Anda tiba di lokasi.

Kenapa Lokasi Tambak Terdekat Menentukan Keberhasilan Budidaya Udang?

Sebagai seseorang yang sudah lama mengelola tambak di Tambak Oso, saya belajar bahwa lokasi adalah faktor nomor satu yang menentukan apakah budidaya udang bisa berjalan lancar atau justru penuh masalah. Banyak orang fokus pada bibit, pakan, dan teknik budidaya—padahal sebelum masuk ke sana, lokasi tambak adalah pondasi keberhasilannya.

Saat Anda memilih tambak udang, terutama yang terdekat dan mudah dijangkau, ada beberapa alasan penting yang wajib Anda pertimbangkan:

1. Akses Transportasi Menentukan Cepat Tidaknya Operasional Tambak

Tambak saya berada tepat di belakang Perumahan Alana Tambak Oso, dan akses mobil bisa masuk sampai ke dalam perumahan. Setelah itu, jalan kaki sekitar tiga menit sudah sampai. Akses seperti ini sangat membantu karena:

  • Pengiriman pakan lebih cepat.

  • Distribusi hasil panen ke pengepul atau cold storage lebih efisien.

  • Pekerja tambak mudah datang dan pulang.

Kalau lokasi sulit dijangkau atau jauh dari jalan besar, ongkos operasional bisa membengkak tanpa terasa.

2. Dekat dengan Bandara Juanda: Nilai Tambah Investasi Jangka Panjang

Tambak yang saya jual ini berada di wilayah strategis: dekat dengan Bandara Juanda dan kawasan berkembang. Dampaknya dua:

  • Nilai tanah naik dari tahun ke tahun.

  • Area sekitar lebih ramai dan aman karena banyak aktivitas.

Tambak di lokasi seperti ini bukan hanya menghasilkan cuan dari panen udang, tapi juga dari kenaikan harga tanahnya.

3. Lokasi Berdekatan Dengan Permukiman = Lebih Aman dan Mudah Dipantau

Tambak yang berada dekat perumahan seperti Perumahan Alana Tambak Oso otomatis lebih aman. Lokasi yang ramai membuat risiko pencurian, kerusakan, atau kehilangan lebih kecil. Anda tidak harus menjaga tambak 24 jam penuh, karena lingkungan sekitar sudah hidup.

Selain itu, kalau Anda tinggal di wilayah Sidoarjo atau Surabaya, tambak yang terdekat akan lebih mudah Anda kontrol setiap hari.

4. Dekat Sumber Tenaga Kerja & Pasar Lokal

Tambak di area Tambak Oso sudah terkenal sebagai pusat budidaya bandeng dan udang. Artinya:

  • Mudah mencari pekerja yang sudah berpengalaman di tambak.

  • Mudah mencari bibit udang atau benur.

  • Pengepul banyak dan siap membeli hasil panen kapan saja.

Tambak udang yang baik harus berada di ekosistem yang mendukung—bukan tempat yang sunyi dan jauh dari aktivitas budidaya.

5. Kestabilan Lingkungan: Ini yang Banyak Orang Tidak Sadar

Salah satu alasan saya memilih Tambak Oso adalah kualitas air payau yang stabil dan jauh dari pencemaran pabrik. Untuk udang, kestabilan lingkungan ini adalah “nyawa” dari keberhasilan budidaya.

Lokasi jauh atau terpencil sering punya risiko:

  • Salinitas air berubah drastis.

  • Kualitas air buruk.

  • Tidak ada sumber air bersih untuk campuran.

Tambak di area Tambak Oso sudah terbukti puluhan tahun digunakan untuk budidaya, sehingga aman secara ekologis.

Ciri-Ciri Tambak yang Ideal untuk Budidaya Udang Intensif

Sebagai seseorang yang sudah lama mengelola tambak dan saat ini menjual tambak milik saya sendiri di Tambak Oso, saya sering melihat banyak orang salah memilih lokasi hanya karena tergiur harga murah. Padahal, kualitas tambak untuk budidaya udang intensif tidak bisa dinilai dari harga saja. Ada beberapa ciri penting yang harus benar-benar Anda pahami sebelum memutuskan membeli tambak, terutama jika tujuannya adalah budidaya udang Vaname atau sistem campuran udang–bandeng. Di bagian ini, saya jelaskan berdasarkan pengalaman saya sendiri agar Anda tidak salah langkah.

1. Kualitas Air Payau yang Stabil

Udang sangat sensitif terhadap perubahan kualitas air. Jadi, hal pertama yang harus Anda cek adalah stabilitas salinitas (kadar garam), kejernihan, dan tingkat keasaman air. Tambak yang ideal memiliki sumber air payau alami yang tidak tercemar limbah rumah tangga atau industri. Di Tambak Oso sendiri, air payau relatif stabil sepanjang musim, sehingga budidaya udang maupun bandeng bisa berjalan lancar.

Tambak milik saya sudah lama digunakan untuk budidaya sistem ganda, jadi karakteristik airnya sudah terbukti ideal untuk udang Vaname.

2. Struktur Tanah Tambak yang Padat dan Tidak Rembes

Tanah tambak yang terlalu berpori akan menyebabkan air cepat hilang sehingga Anda harus mengisi ulang lebih sering. Ini tentu membuang banyak biaya dan waktu. Tanah yang padat, tidak berlubang, dan tidak retak adalah ciri tambak berkualitas.

Tambak yang saya jual sudah lama dipakai budidaya, sehingga bagian dasarnya memiliki kepadatan tanah yang baik dan tidak menimbulkan kebocoran air.

3. Ketersediaan Pasokan Air Laut dan Air Tawar

Budidaya udang intensif membutuhkan dua jenis air: air asin untuk mempertahankan salinitas, dan air tawar untuk mengontrol tingkat garam saat cuaca panas. Tambak yang ideal berada di lokasi yang memiliki akses keduanya.

Tambak Oso termasuk area yang mudah mendapatkan pasokan air tawar dan payau, karena berada di jalur pesisir Sidoarjo yang masih aktif digunakan petani tambak.

4. Lingkungan Sekitar yang Aman dan Bebas Polusi

Udang tidak tahan terhadap polusi kimia dan limbah. Karena itu, tambak harus berada di kawasan yang aman dari pabrik atau limbah cair berbahaya. Tambak Oso merupakan kawasan tambak aktif, bukan kawasan industri, sehingga cocok untuk budidaya dalam jangka panjang.

Lingkungan tambak saya juga berada tepat di belakang Perumahan Alana Tambak Oso, bukan di dekat pabrik, sehingga aman dari risiko kontaminasi.

5. Bebas Banjir dan Memiliki Sistem Drainase Alami

Sistem pembuangan air yang baik sangat penting untuk menjaga kualitas tambak tetap stabil. Tambak yang rawan banjir biasanya sulit dikelola, terutama saat musim hujan. Lokasi Tambak Oso berada di jalur tambak yang memiliki drainase alami yang baik karena posisinya sedikit lebih tinggi dibanding area pesisir lain di Sidoarjo.

Tambak milik saya tidak pernah tergenang banjir besar, sehingga sangat ideal untuk budidaya intensif.

6. Lingkungan Sosial yang Mendukung Budidaya

Ini sering dilupakan oleh calon pemilik tambak. Lingkungan sekitar harus aman, masyarakatnya terbiasa dengan aktivitas tambak, dan minim risiko pencurian hasil panen. Kawasan Tambak Oso adalah kawasan tambak aktif yang dihuni komunitas petambak, sehingga keamanan dan kebiasaan masyarakat lebih mendukung usaha.

Tambak saya juga berada di area yang dekat permukiman namun tetap tenang dan aman untuk kegiatan budidaya.

7. Potensi Budidaya Ganda: Udang + Bandeng

Ciri tambahan—yang sekarang banyak dicari investor tambak—adalah potensi budidaya ganda. Tambak yang bisa mendukung ekosistem bandeng dan udang sekaligus memberi dua keuntungan: efisiensi lahan dan stabilitas pendapatan.

Tambak yang saya jual ini sudah sejak dulu digunakan untuk sistem campuran, sehingga karakteristik tanah, pH air, dan lingkungannya sudah terbukti mendukung kedua jenis komoditas.

Apa yang Harus Anda Perhatikan Sebelum Membeli Tambak Udang?

Sebelum Anda memutuskan membeli tambak udang, ada beberapa hal penting yang wajib Anda periksa. Saya sampaikan ini berdasarkan pengalaman pribadi mengelola tambak di Tambak Oso, Waru, Sidoarjo—dan penjelasan ini juga bisa Anda gunakan sebagai panduan saat mempertimbangkan tambak yang saya jual saat ini. Setiap poin di bawah ini saya buat agar Anda tidak salah memilih lahan, karena tambak adalah aset jangka panjang yang harus diperhitungkan dengan serius.

1. Pastikan Legalitas Lahan Jelas dan Aman

Legalitas adalah hal pertama dan paling penting. Jangan pernah membeli tambak tanpa dokumen yang jelas. Tambak yang saya jual menggunakan sertifikat Petok D, dokumen yang umum untuk lahan tambak di kawasan ini.

Kenapa legalitas penting?
Karena Anda butuh kepastian hak milik, akses yang sah, dan keamanan jangka panjang. Jika Anda melihat tambak saya sebagai opsi, legalitasnya bisa langsung Anda cek saat survey—saya tidak menutupi apa pun.

2. Periksa Akses Jalan Menuju Lokasi Tambak

Akses adalah nyawa operasional tambak. Anda akan keluar-masuk untuk:

  • mengirim pakan,

  • mengangkut hasil panen,

  • melakukan perawatan rutin,

  • dan menerima kunjungan pembeli atau pekerja.

Tambak saya bisa diakses dengan mobil sampai Perumahan Alana Tambak Oso, lalu Anda berjalan kaki sekitar 3 menit ke lokasi. Aksesnya aman, mudah ditemukan, dan tidak perlu menyusuri jalan kecil yang sulit dilalui. Pastikan tambak mana pun yang Anda lihat memiliki akses serupa, kalau bisa lebih baik.

3. Cek Kemampuan Anda Mengawasi Tambak Secara Berkala

Tambak udang, terutama Vaname, membutuhkan pengawasan:

  • pengecekan kualitas air,

  • kondisi kincir,

  • potensi kebocoran tanggul,

  • dan aktivitas harian lainnya.

Karena itu, lokasi tambak harus dekat dan mudah dikunjungi. Tambak saya berada di zona yang tidak terlalu jauh dari pemukiman, jadi aman dan mudah dipantau. Jangan pilih tambak yang terisolasi atau sulit dijangkau, karena itu menyulitkan operasional harian.

4. Struktur Petakan Tambak Harus Cocok untuk Udang Intensif

Tambak yang baik biasanya memiliki:

  • dasar tanah padat,

  • tanggul tidak bocor,

  • saluran pemasukan air (inlet) dan pembuangan air (outlet) yang teratur,

  • petakan yang memungkinkan budidaya efisien.

Tambak saya saat ini terdiri dari petakan besar yang bisa Anda manfaatkan untuk sistem intensif maupun semi-intensif. Jika Anda memilih tambak lain selain milik saya, tetap pastikan struktur tanahnya mendukung budidaya jangka panjang.

5. Lahan Ideal Jika Mendukung Budidaya Ganda: Udang + Bandeng

Banyak orang kini memilih sistem budidaya campur (udang dan bandeng) untuk memaksimalkan profit per meter persegi. Tambak di Tambak Oso memang sejak dulu cocok untuk dua jenis komoditas ini. Jika Anda pemula, sistem campuran bisa sangat menguntungkan karena:

  • risiko lebih rendah

  • panen bergilir

  • pendapatan stabil

  • limbah bandeng bisa membantu ekosistem udang

Tambak yang saya jual juga cocok untuk sistem seperti ini, sehingga Anda tidak harus memilih salah satu komoditas saja.

6. Pertimbangkan Potensi Keuntungan Jangka Panjang

Jangan hanya melihat harga tanah. Lihat potensi pendapatan tahunan.

Udang Vaname bisa dipanen setiap ±3 bulan, dan bandeng bisa dipanen 2 kali setahun. Jika lahannya strategis, kualitas air baik, dan akses mudah, maka profit tahunan bisa sangat optimal.

Tambak saya berada di kawasan yang berkembang pesat, dekat Bandara Juanda dan dekat pemukiman aktif, sehingga selain untuk budidaya, potensinya sebagai aset investasi juga besar.

Saya menjelaskan ini bukan hanya untuk memberi informasi, tapi juga agar Anda punya gambaran jelas saat melihat tambak yang saya miliki. Kalau Anda ingin memastikan semua faktor ini secara langsung, Anda bisa datang survey kapan saja.

📞 Hubungi saya, Arifin: 0838-3441-8700
Saya pemilik langsung, bukan makelar, dan tambak ini masih tersedia saat Anda membaca ini.

Keuntungan Memiliki Tambak di Tambak Oso, Waru, Sidoarjo

Ketika Anda sedang mempertimbangkan untuk membeli tambak udang yang lokasinya strategis dan potensial untuk menghasilkan keuntungan jangka panjang, saya ingin menjelaskan secara jujur dan apa adanya mengenai keunggulan tambak yang saya miliki di Tambak Oso, Waru, Sidoarjo. Sebagai pemilik asli, saya paling paham bagaimana kondisi lingkungan, potensi budidayanya, sampai perkembangan wilayah di sekitarnya. Inilah alasan mengapa tambak di Tambak Oso menjadi salah satu pilihan terbaik bagi siapa pun yang serius ingin memulai atau mengembangkan usaha budidaya udang maupun bandeng.

Dekat Bandara Juanda — Lokasi Premium yang Sulit Dicari di Area Tambak

Tambak saya posisinya tidak jauh dari Bandara Juanda. Lokasi seperti ini sangat jarang ditemui di kawasan tambak, karena biasanya tambak berada di area yang jauh dari pusat pertumbuhan ekonomi. Kedekatan dengan Juanda memberikan keuntungan besar, baik dari sisi nilai investasi tanah maupun kemudahan akses bagi distribusi hasil panen, kunjungan pembeli bibit, maupun kerjasama operasional.

Masuk Kawasan Tambak Aktif, Bukan Area Mati

Tambak Oso merupakan kawasan tambak yang benar-benar aktif digunakan oleh para petambak sekitar. Artinya, Anda tidak membeli lahan di area yang mati, sepi, atau terbengkalai. Lingkungan sekitarnya hidup, produktif, dan mendukung kegiatan budidaya. Hal seperti ini akan langsung terasa manfaatnya ketika Anda mulai beroperasi—air lebih terjaga, pasokan kebutuhan lebih mudah, dan Anda berada di ekosistem tambak yang memang sudah berjalan sejak lama.

Potensi Budidaya Udang Vaname Sangat Baik — Panen Setiap ±3 Bulan

Tambak di daerah Tambak Oso sangat terkenal cocok untuk budidaya udang Vaname. Siklus panennya cepat, sekitar tiga bulan, sehingga Anda bisa memanen hingga empat kali dalam satu tahun. Udang Vaname juga memiliki harga pasar yang stabil dan cenderung meningkat, sehingga potensi keuntungan pun jauh lebih menjanjikan bagi pemilik tambak yang ingin menjalankan sistem intensif maupun semi-intensif.

Potensi Bandeng Dua Kali Panen per Tahun

Selain Vaname, tambak saya juga cocok digunakan untuk budidaya ikan bandeng. Dengan kondisi air payau yang stabil dan lingkungan tambak yang aman, bandeng dapat dibudidayakan dengan mudah. Biasanya, petambak bisa panen dua kali dalam setahun. Bahkan beberapa orang menggabungkan sistem campuran (udang + bandeng) untuk menambah potensi keuntungan sekaligus memanfaatkan ekosistem tambak secara optimal.

Lingkungan Sekitar Berkembang Pesat — Nilai Investasi Naik Setiap Tahun

Yang membuat tambak ini sangat menarik adalah perkembangan lingkungan sekitarnya. Tambak saya berada tepat di belakang Perumahan Alana Tambak Oso, yang merupakan kawasan pemukiman yang terus berkembang. Di sekitar wilayah ini, jalan-jalan baru mulai dibangun, aktivitas bisnis meningkat, dan perumahan-perumahan baru bermunculan. Semua faktor ini membuat nilai tanah di Tambak Oso cenderung naik dari tahun ke tahun. Jadi, bukan hanya hasil budidaya yang menguntungkan—nilai lahannya sendiri juga terus bertambah.

Akses Lokasi Mudah dan Aman

Anda bisa masuk menggunakan mobil melalui Perumahan Alana Tambak Oso, lalu berjalan kaki sekitar tiga menit untuk sampai ke lokasi tambak. Lingkungan aman, tenang, dan tidak ada potensi banjir besar yang sering menjadi masalah di daerah tambak lain. Hal ini membuat tambak mudah dijangkau kapan saja, baik siang maupun malam, tanpa kesulitan.

Spesifikasi Lengkap Tambak yang Saya Jual (16.243 m²)

Sebagai pemilik langsung tambak ini, saya ingin memberikan penjelasan yang benar-benar lengkap dan transparan agar Anda bisa menilai kelayakan lahan ini sejak awal. Tambak seluas 16.243 meter persegi ini berada di lokasi yang menurut saya pribadi merupakan salah satu area tambak paling strategis di Sidoarjo, terutama untuk budidaya udang Vaname dan bandeng. Tambaknya berada tepat di dekat dan bersebalahan dengan Perumahan Alana Tambak Oso, dengan akses mobil masuk melalui perumahan tersebut, lalu Anda hanya perlu berjalan kaki sekitar 3 menit untuk tiba di lokasi tambak. Akses ini sangat memudahkan mobilisasi bibit, pakan, dan proses panen.

Luas 16.243 m² — Cocok untuk Budidaya Serius

Dengan luas seluas ini, Anda tidak hanya mendapatkan satu petak kecil, tetapi sebuah area tambak yang sangat memungkinkan untuk:

  • budidaya udang Vaname intensif,

  • budidaya bandeng,

  • atau menggabungkan keduanya dengan sistem mix culture untuk memaksimalkan keuntungan.

Luas seperti ini jarang muncul dalam kondisi siap jual di lokasi strategis Tambak Oso, karena sebagian besar lahan sudah dikuasai turun-temurun atau dibagi menjadi petakan kecil untuk pemilik lama.

Status Sertifikat: Petok D

Lahan ini memiliki sertifikat Petok D, dokumen resmi yang umum digunakan untuk lahan tambak di kawasan tradisional seperti Tambak Oso. Sertifikat ini memudahkan proses balik nama dan jual beli secara legal. Anda tidak berurusan dengan perantara atau pihak ketiga—Anda berhadapan langsung dengan saya sebagai pemilik asli. Ini sangat penting untuk keamanan transaksi ketika membeli tambak.

Kondisi Tambak: Bisa Langsung Dipakai atau Tinggal Diremajakan

Tambak dalam kondisi fungsional dan bisa digunakan untuk budidaya tanpa harus membangun ulang dari nol.
Jika ingin membuat kolam sistem intensif, Anda punya ruang luas untuk:

  • memperdalam area kolam,

  • memasang kincir air,

  • membuat saluran keluar masuk air yang lebih stabil,

  • atau membangun gubuk operasional.

Dengan luas yang besar, Anda bisa menentukan sendiri desain pengembangan paling menguntungkan.

Harga: Rp 400.000 Per m² (Masih Bisa Nego Halus)

Harga saya tetapkan di Rp 400.000 per meter persegi, namun Anda masih bisa negosiasi langsung dengan saya. Saya terbuka untuk diskusi harga karena tujuan saya jelas: tambak ini ingin saya serahkan kepada pemilik yang serius ingin mengembangkan usaha budidaya atau menggunakannya sebagai investasi jangka panjang.

Pembayaran: Cash Langsung

Saya hanya menerima pembayaran cash, karena status lahan tambak di kawasan ini lebih mudah diproses tanpa melibatkan skema kredit atau lembaga pembiayaan. Proses transaksi bisa dilakukan dengan cepat setelah Anda melihat lokasi dan cocok dengan kondisi lahan.

Kesiapan Tambak: Masih Tersedia dan Bisa Dibeli Hari Ini

Selama Anda membaca artikel ini, tambak ini 100% masih tersedia.
Karena saya sendiri pemiliknya, saya pastikan bahwa status tambak tetap aktif dan belum dibooking atau dijual. Jika Anda ingin memastikan, cukup hubungi saya dan saya akan cek langsung.

Kalau kamu ingin memahami lebih dalam bagaimana memilih tambak bandeng yang paling strategis, mengetahui kisaran harga lahan yang wajar, dan melihat potensi usahanya secara realistis sebelum membeli, langsung saja pelajari Panduan Tambak Bandeng Terdekat: Lokasi, Harga Lahan, dan Potensi Usaha. Panduan ini akan membantumu mengambil keputusan yang tepat dan menghindari salah pilih lahan, terutama jika kamu benar-benar serius mencari tambak produktif di kawasan Sidoarjo dan sekitarnya.